Senin, 10 Oktober 2016

Telematika Lnajut 1

Hal yang pertama dijelaskan yaitu tentang perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul ?

Perkembangan Telematika sebelum Internet Muncul :
Periode Rintisan (berlangsung pada akhir tahun 1970an – akhir tahun 1980an) .
      Pada periode ini penggunaan telematika sangat terbatas. Masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa
Periode Pengenalan (berlangsung tahun 1980an).
     Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.



Perkembangan Telematika sesudah Internet Muncul :
Periode Pengenalan Telematika.
     Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salah satu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – TV kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Periode Aplikasi.
     Pada periode ini, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada cafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

Sumber :
http://kamonust.wordpress.com/2012/12/27/pengantar-telematika/
https://adiasta.wordpress.com/2012/10/
http://ahdikrisna.blogspot.co.id/2015/11/telematika-lanjut-1.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar